Rabu, 28 Agustus 2013

PT. FORISA NUSAPERSADA



  PT Forisa Nusapersada merupakan sebuah perusahaan yang menjadi produsen dan juga distributor beragam produk minuman terkemuka di Indonesia.PT Forisa Nusapersada didirikan pada tanggal 5 Juli 1995 yang mana letak kantor dengan pabriknya terpisah yaitu kantor pusat terletak di Jl. Raya Pegangsaan Dua No. 12 Kelapa Gading , Jakarta Utara sedangkan pabriknya berada di Jl. Bumi Mas II No.7,Kawasan Industri Cikupamas, Tangerang. PT. Forisa Nusapersada tetap terus berusaha untuk tetap bisa bertahan dan berkembang sesuai era yang terus berubah dengan fokus untuk memproduksi dan memasarkan berbagai produk minuman, khususnya dalam bentuk serbuk yang berkualitas dan diminati banyak masyarakat baik lokal maupun internasional. Saat ini Forisa memiliki kantor pusat yang terletak di jakarta dengan jaringan pemasaran produk yang tidak saja di lokal tapi juga di berbagai negara di dunia.
              Selama beroperasi Forisa selalu berkomitmen bahwa apa yang dihasilkan oleh perusahaan adalah buah karya inovasi perusahaan yang dipastikan akan memberikan kepuasaan konsumen langsung. Wujud nyata dari komitmen ini terealisasi dengan hadirnya brand-brand solid seperti pop ice, nutrijell, sisri.Dengan brand besar dia tas serta diterapkanya Food Safety Management,kini forisa telah tumbuh secara signifikan dan diperhitungkan sebagai salah satu industri minuman besar di indonesia.
      Adapun visi dan misi perusahaan, diantaranya adalah sebagai berikut:
Visi:
       Menjadi market leader/pioneer dan pemimpin pasar untuk makanan dan minuman dalam kemasan doi indonesia dan tersedia di pasar global, serta menjadi salah satu perusahaaan terkemuka.
Misi:
       Menyediakan produk-produk makanan dan minuman dalam kemasan yang inovatif, aman dikonsumsi dan disukai konsumen serta bermanfaat untuk senantiasa dapat kesejahteraan masyarakat luas.
PT Forisa Nusapersada secara konsisten juga akan terus memproduksi produk-produk yang berkualitas, aman, halal yang dimulai dari pemilihan bahan baku yang bermutu, pengolahan yang higienis, pengujian kualitas dengan fasilitas laboratorium yang modern, serta mendistribusikannya hingga ke tangan konsumen dengan menerapkan good manufacturing Practices (GMP), Sistem Manajemen Keamanan Pangan ( Food Safety Management System) dan Sistem Jaminan Halal (SJH) yang teritegrasi. Forisa saat ini telah memasarkan dan mendistribusikan produk-produknya ke seluruh wilayah di indonesia, Forisa juga telah menerapkan sistem distribusi intensif kepada seluruh partner distribusinya, yang tidak lain adalah agar konsumen dapat dengan mudah mendapatkan produk Forisa dimana saja. Selaku pemilik praduk, Forisa juga selalu meminta kepada seluruh distributor untuk selalu menjaga kualitas dan kesegaran produk-produk yang dipasarkan melalui team sales yang handal dan dapat dipercaya. Upaya tersebut sejalan dengan Visi dan Misi Forisa Nusapersada untuk terus tumbuh dan berkembang di pasar lokal maupun global dengan proses inovasi yang terus menerus dan konsisten atas kualitas produk yang membantu terjalinnya hubungan yang lebih baik antara perusahaan dan masyarakat pengguna.
Produk-produk yang dihasilkan oleh Forisa Nusapersada sudah amat dikenal oleh masyarakat luas, baik itu oleh masyarakat Indonesia maupun secara mendunia. Di mana produk-produk yang sudah dihasilkan oleh Forisa Nusapersada itu di antaranya:
-          Carbonate Powder Drink
             Merupakan jenis produk berkarbonasi dan di setiap sachetnya dilengkapi dengan penyejuk. Brand PT Forisa Nusapersada yang termasuk dalam golongan ini adalah kola-kola, finto, sprata dan troboss.
-          Nutrijell
           Merupakan sebuah produk agar-agar kenyal, nikmat dan sehat. Nutrijell ini diolah dari rumput laut yang mengandung serat tinggi, vitamin, kalsium, dan prebiotik yang mana membantu memperlancar pencernaan dan meningkatkan penyerapan kalsium yang ada dalam makanan.nutrijell juga dapat diolah menjadi puding dan kue. Nutrijell mempunyai dua jenis yaitu nutrijell reguler dan nutrijell ekonomis.
-          Agarasa
             Adalah tepung agar-agar innovasi baru yang dilengakapi dengan rasa dan warna sekaligus. Teksturnya yang lembut dibandingkan dengan produk agar lain yang ada dikelasnya , memberikan sensasi baru dalam hidangan desert di Indonesia.
-          Pudding
      Adalah puding bubuk dengan susu atau santan yang tinggal di masak tanpa penambahan gula.
-          La Pasta
          Merupakan produk baru yang berupa pasta yang sudah ada bumbunya. Untuk rasanya terdapat dua rasa yaitu spicy barbeque dan rasa spageti cheses bolognaise.
-          Pop ice
          Minuman Susu dalam bentuk serbuk, beraroma buah dan kopi, dibuat dengan cara diblender. Tersedia dalam berbagai pilihan rasa
-          Sisri
           Merupakan teh bubuk instan dengan gula yang praktis dan menyegarkan. Produk ini tersedia dalam berbagai rasa.
-         Kalsio
      Merupakan minuman susu bubuk tinggi terbuat dari kalsium susu (organic), dikemas dalam sachet. Praktis dan ekonomis.
-          Pop Dringk
        Merupakan minuman bubuk beraroma buah yang tersedia dalam berbagai rasa yang menyegarkan. Pop dringk dikemas dalam kemasan sachet dan praktis cara buatnya.
-        Top Ice
        Merupakan minuman susu bubuk beraroma yang dikemas dalam pack yang lucu dan menarik. Produk ini hadir sebagai jawaban atas aspirasi masyarakat akan minuman bertema susu yang aman, enak dan ekonomis .
-          Anget Sari
        Adalah rangkaian produk produk minuman bubuk yang terbuat dari bahan dasar jahe yang popular di indonesia . Saat ini anget sari hadir dalam kategori kopi jahe, susu jahe dan wedang jahe.
-          Teo
         Adalah minuman herbal alami, untuk menghilangkan gejala panas dalam. Teo juga dapat diminum sehari hari sebagai minuman kesegaran ,cocok untuk seluruh anggota keluarga.
Dengan jumlah karyawan mencapai 10.000 orang, PT Forisa Nusapersada mempunyai 7 macam jabatan yang meliputi direktur utama, direktur, manager senior, manager junior, asisten manager, supervisor dan staff. Untuk rekuitment karyawannya sendiri, Forisa menggunakan berbagai tahap seleksi sesuai dengan tingkatannya. Selain berfokus dengan mutu produk yang dihasilkan PT Forisa Nusapersada juga memperhatikan masalah lingkungan, yaitu pada masalah pengolahan limbah. Limbah yang dihasilkan adalah limbah cair.Pengolahan limbah cair bertujuan untuk menghilangkan atau menyisihkan kontaminan. Kontaminan dapat berupa senyawa organik yang dinyatakan oleh nilai BOD, COD, nutrient, senyawa toksik, mikrorganisme pathogen, partikel non biodegradable, padatan tersuspensi maupun terlarut. Kontaminan dapat disisihkan dengan pengolahan fisik, kimia maupun biologi.
Unit operasi fisik merupakan metode pengolahan dimana diaplikasikan proses fisik seperti screening, mixing, flokulasi, sedimentasi, flotasi, filtrasi dan transfer gas. Unit proses kimia merupakan metode pengolahan dimana penyisihan atau konversi kontaminan terjadi karena penambahan bahan kimia dan melewati reaksi kimia seperti presipitasi, adsorpsi dan disenfeksi. Sedangkan unit proses biologi merupakan metode pngolahan dimana kontaminan disisihkan melalui aktivitas biologi yang ditujukan untuk menghilangkan substansi organik biodegradable dalam limbah cair. Hampir semua jenis limbah cair dapat diolah secara biologi bila dilakukan melalui analisis dan kontrol lingkungan yang benar. Proses pengolahan biologi merupakan proses pengolahan air limbah dengan memanfaatkan aktivitas pertumbuhan mikroorganisme yang berkontak dengan air limbah, sehingga mikroorganisme tersebut dapat menggunakan bakteri organik pencemar yang ada sebagai bahan makanan dalam kondisi lingkungan tertentu dan mendegradasi atau menstabilisasinya menjadi bentuk yang lebih sederhana.

Umumnya bakteri merupakan mikroorganisme utama dalam proses pengolahan biologi. Karakteristik mereka beragam dan kebutuhan lingkungan yang sederhana membuat mereka dapat bertahan pada lingkungan air limbah. Perlu diperhartikan bahwa mikroorganisme lain juga dapat ditemukan pada lingkungan pengolahan air limbah namun peranannya dalam oksidasi materi organik relatif kecil. Proses pengolahan biologi juga dapat dibagi berdasarkan media pertumbuhan mikroorganismenya, yaitu :
      a.      Suspended growth atau pertumbuhan tersuspensi 
          Mikroorganisme berada dalam keadaan tersuspensi di air limbah seperti pada reaktor lumpur akif atau kolam oksidasi.
      b.      Attached growth atau pertumbuhan terlekat
              Mikroorganisme tumbuh terlekat pada media pendukung yang berada di dalam air limbah. Media pendukung ini dapat berupa media pendukung yang bergerak (rotating biological contactor, fluidized bed, rotortogue), diam (trickling filter, baffled reactor), terendam (fluidized bed) maupun tidak terendam (trickling filter).
      c.      Kombinasi dari suspended dan attached growth.
     Secara keseluruhan, tujuan pengolahan limbah secara biologis pada limbah domestic ialah (1) Mengubah (mengoksidasi) unsure terlarut dan partikel biodegradable ke dalam bentuk akhir yang cocok (2) Menangkap dan menggabungkan padatan tersuspensi dan padatan koloid yang sulit diendapkan pada lapisan biofilm (3) Mengubah atau menghilngkan nutrien, seperti nitrogen dan fosfor (4). Pada beberapa kasus, menghilangkan unsur dan senyawa trace organik spesifik.

Kamis, 23 Mei 2013

Zat pengawet makanan yang aman



      
               Pengawet buatan
Bahan tambahan Pangan Pengawet boleh digunakan oleh perusahaan-perusahaan yang memproduksi pangan yang mudah rusak. Pencantuman label pada produk pangan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No.69 tahun 1999 tentang Label dan Iklan Pangan. Label pangan adalah setiap keterangan mengenai pangan yang berbentuk gambar, tulisan, kombinasi keduanya, atau bentuk lain yang disertakan pada pangan, dimasukkan ke dalam, ditempelkan pada, atau merupakan bagian kemasan pangan.
Label:
  • Nama produk 
  • Berat bersih atau isi bersih
  • Nama dan alamat pabrik yang memproduksi atau memasukkan pangan ke wilayah Indonesia. 
Pengawet yang diijinkan digunakan untuk pangan tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor : 722/Menkes/Per/IX/88 Tentang Bahan Tambahan Makanan, mencakup:
Nama
Batas maksimum
Asam Benzoat
600/kg (kecap, minumanringan) 1 g/kg (acar, margarin, sari nanas, saus, makanan lainnya
Kalium Bisulfit
50mg/kg(kentang goreng), 100mg/kg(udang beku), 500 mg/kg(sari nanas)
Kalium Nitrit
50 mg/kg (keju), 500mg/kg (daging)
Bahan pengawet lainnya: Asam Propionat, Asam Sorbat, Belerang Oksida, Etil p-Hidroksida Benzoat, Kalium Benzoat, Kalium Meta Bisulfit ,Kalium Nitrat, Kalium Sorbat Kalium, sulfit Kalsium benzoat, Kalsium Propionat, Kalsium Sorbat, Natrium Benzoat, Metil-p-hidroksi Benzoat, Natrium Bisulfit Natrium Metabisulfit, Natrium Nitrat, Natrium Nitrit Natrium, Propionat Natrium, Sulfit Nisin Propil-p-hidroksi, Benzoat um Sulfit

Sehubungan dengan teka-teki yang muncul menyangkut keamanan penggunaan bahan pengawet dalam produk pangan, maka berikut disajikan kajian keamanan beberapa pengawet yang banyak digunakan oleh industri pangan
Tabel Pengaruh beberapa bahan pengawet terhadap kesehatan
Bahan Pengawet
Produk Pangan
Pengaruh terhadap Kesehatan
Ca-benzoat
Sari buah, minuman ringan,    minuman anggur manis,
ikan asin
Dapat menyebabkan reaksi    merugikan pada asmatis dan yang    peka terhadap aspirin
Sulfur dioksida
(SO2)
Sari buah, cider, buah    kering,    kacang kering,    sirup, acar
Dapat menyebabkan pelukaan    lambung, mempercepat serangan    asma, mutasi genetik, kanker dan
alergi
K-nitrit
Daging kornet, daging    kering, daging asin, pikel    daging
Nitrit dapat mempengaruhi    kemampuan sel darah untuk    membawa oksigen, menyebabkan    kesulitan bernafas dan sakit    kepala, anemia, radang ginjal,
muntah
Ca- / Na-propionat
Produk roti dan tepung
Migrain, kelelahan, kesulitan tidur
Na-metasulfat
Produk roti dan tepung
Alergi kulit
Asam sorbat
Produk jeruk, keju, pikel dan    salad
Pelukaan kulit
Natamysin
Produk daging dan keju
Dapat menyebabkan mual, muntah,    tidak nafsu makan, diare dan    pelukaan kulit
K-asetat
Makanan asam
Merusak fungsi ginjal
BHA
Daging babi segar dan    sosisnya, minyak sayur,    shortening, kripik kentang,    pizza beku, instant teas
Menyebabkan penyakit hati dan    kanker.
formalin
Tahu, Mie Basah
Kanker paru-paru, Gangguan pada jantung,Gangguan pada alat pencernaan, Gangguan pada ginjal, dll.
Boraks atau Pijer
Baso, mie
Gangguan pada kulit, Gangguan pada otak, Gangguan pada hati, dll
Mencermati kemungkinan gangguan kesehatan seperti yang tercantum dalam Tabel 1, maka FDA mensyaratkan kepada produsen pangan untuk membuktikan bahwa pengawet yang digunakan aman bagi konsumen dengan mempertimbangkan:
  • Kemungkinan jumlah paparan bahan pengawet pada konsumen sebagai akibat mengkonsumsi produk pangan yang bersangkutan.
  • Pengaruh komulatif bahan pengawet dalam diet.
  • Potensi toksisitas (termasuk penyebab kanker) bahan pengawet ketika tertelan oleh manusia atau binatang.
Problematika yang sering terjadi dalam penggunaan bahan pengawet
  • Penggunaan Tidak sesuai dalam ketentuan Depkes
  • Kadar akumulatif tidak pernah dikonfirmasikan dengan DAILY INTAKE
  • Penggunaan bahan ilegal (Borak dan formalin)
Namun demikian perlu diperhatikan hal-hal penting dalam menggunakan bahan tambahan pangan pengawet adalah :
  • Pilih pengawet yang benar/yang diijinkan untuk dalam pangan serta telah terdaftar di Badan POM  RI. 
  • Bacalah takaran penggunaannya pada penandaan/label. 
  • Gunakan dengan takaran yang benar sesuai petunjuk pada label. 
  • Membaca dengan cermat label produk pangan yang dipilih/dibeli serta mengkonsumsinya secara cerdas produk pangan yang   menggunakan bahan pengawet. Contoh BTP Pengawet lengkap dengan penandaan dan takaran penggunaannya.
  • Pemanis buatan
Pemanis yang termasuk BTM adalah pemanis pengganti gula (sukrosa).Pemanis, baik yang alami maupun yang sintetis, merupakan senyawa yang memberikan persepsi rasa manis tetapi tidak (atau hanya sedikit) mempunyai nilaigizi (non-nutritive sweeteners).
Mekanisme Kerja Suatu senyawa untuk dapat digunakan sebagai pemanis,kecuali berasa manis, harus memenuhi beberapa kriteria tertentu, sepert (1) larut dan stabil dalam kisaran pH yang luas, (2) stabil pada kisaran suhu yang luas, (3) mempunyai rasa manis dan tidak mempunyai side atau after-taste, dan (4) murah, setidak-tidaknya tidak melebihi harga gula. Senyawa yang mempunyai rasa manis strukturnya sangat beragam. Meskipun demikian, senyawa-senyawa tersebut mempunyai feature yang mirip, yaitu memiliki sistem donor/akseptor proton (sistem AHs/Bs) yang cocok dengan sistem reseptor (AHrBr) pada indera perasa manusia.
Beberapa pemanis buatan yang direkomendasikan oleh Depkes RI
Nama
Batas maksimum penggunaan
Sakarin (300-700x manis gula)
100mg/kg (permen), 200mg/kg (Es krim,jem,jeli)., 300 mg/kg (saus, Es lilin, minuman ringan, minuman yogurt)
Siklamat (30-80x manis gula)
1 g/kg (permen), 2 g./kg ((Es krim,jem,jeli), 3mg/kg (saus, lilin, minuman ringan, minuman yogurt


http://farihin10.blogspot.com/2013/05/normal-0-false-false-false-en-us-x-none_7752.html